Hai.. Sudah senin kembali ;)

Setelah senin minggu lalu saya membahas perlawanan saya melawan jerawat dan sekarang ini adalah lanjutan cerita sebelumnya #eh buka lho ini kan beda brand rima?? Iya iya yang penting perlawanan melawan jerawat ciinnnn.. :D

Lanjutankan perlawanan melawan jerawat, kali ini kita mulai lagi. Fighting yeaahh. #TerlaluBersemangat

Ini sudah bagian ke 5 saya melawan jerawat. Kali ini saya menggunakan produk dari Natasha Skincare.


Untuk melihat perlawanan jerawat saya sebelumnya sudah saya sediakan link di bagian bawah ya. ^^

Saya yakin, disini sudah mengenal yang namanya Natasha karena namanya sudah begitu banyak dibeberapa kota bahkan sekarang sudah ada di Malaysia.

Saya ceritakan sedikit mengenai Natasha ya yang saya ketahui dan untuk yang belum mengetahui Natasha Skincare Clinic Center. 

Natasha ini produk dari dr.Fredi Setyawan yang berawal hanya membuat krim buat istrinya yang biasa dipanggil bu Onni dan karena krim yang dibuat cocok buat istri dan teman-teman istrinya banyak yang nanya tentang perawatan yang beliau pakai, akhirnya teman-teman istri minta buatkan dengan dr.Fredi Setyawan. 

Bermulai dari itu dan berita menyebar dari mulut ke mulut sehingga membuka cabng pertama nya di Jogja karena belian tinggal disana dan juga mungkin orang Jogja juga (saya tidak mengetahui). Dr.Fredi Setyawan bukan lah seorang dokter kulit tetapi mempunyai banyak sertifikat mengenai berbagai pelatihan dari berbagai negara yang beliau ikuti.

Sampai sekarang Natasha berkembang begitu besar dan mempunyai cabang di setiap daerah seluruh Indonesia termasuk Papua dan sudah sampai ke luar negeri yaitu Malaysia.

Seperti itu cerita Natasha berawal dan sampai sekarang. Oh ya, Natasha itu diambil dari nama anak beliau yang perempuan. Beliau hanya mempunyai 2 anak yang pertama laki-laki dan yang kedua perempuan yaitu yang bernama Natasha.

Mengenai produk malam ini, tidak ada penjelasannya di website Natasha jadi saya tidak bisa menuliskannya disini.

So, daripada galau dan bete baca cerita saya panjang beneeerrrr mendingan kali ini langsung dibahas saja ya.



Packagingnya sangat simple dengan tempat berwarna putih dan stiker berwarna biru.

Tulisan distikernya Natasha by dr.Fredi Setyawan. Ke samping kanan ada tulisan Apotek Natasha beserta alamat di cabang masing-masing dan nama apotek masing-masing cabang.

Samping kirinya bertuliskan obat luar digunakan malam hari.
Sebenarnya kalau distiker biru ini saja sudah ada tulisan untuk pemakaian malam hari tidak perlu lagi ada stiker di atas tutupnya yang bertuliskan "malam" tetapi bisa juga sih untuk mempermudah pencarian.

Bagian atasnya ada stiker putih bertempel dengan tulisan malam yang berarti untuk pemakaian malam hari.

Bagian bawah kemasan bertuliskan kode dari krim malam ini yaitu AM2-M.

Setelah dibuka tutupnya ada bagian penghalang berwarna putih bening dari plastik agar si krim tidak tumpah dan bleber kemana-mana.

zoom untuk menglihat penghalangnya




Tekstur dari krim ini tidak terlalu kental dan tidak cair. Ya, ditengah-tengah lah ya. Tidak bikin lengket juga di wajah.

swatch di tangan

saat di blend

Wangi dari krim ini enak kayak wangi bunga. Dijamin wanginya tidak menggangu karena wanginya tidak menyengat di hidung.



Untuj cara pemakaian krim malam ini, sama dengan krim lainnya hanya saja krim ini dipakainya tipis-tipis dan untuk dibagian jerawatnya ditotol lebih banyak.

Untuk krim Natasha ini sebelumnya saya sudah pernah menggunakan 1 tahun dan berhenti beberapa bulan karena kecewa saat MTS menimbulkan jerawat saya kembali bersemi dan wara wiri mencari krim yang cocok tetapi tetap tidak ada yang cocok.

Gambar di bawah ini setelah saya pemakaian Medi-Klin TR kurang lebih 1 bulan yang berarti masih ada jerawat di wajah saya, saya takut terlalu lama menggunakan MediKlin makanya saya kembali lagi ke Natasha.

Foto kali ini tidak terlalu ekstrim dibandingkan yang sebelumnya.. :D Hanya saja di foto ini wajah saya banyak meninggalkan bopeng di wajah saya. :(

Foto ini setelah pemakaian kurang lebih 3-4 bulanan. Saya tidak hanya menggunakan krim ini tetapi juga melakukan chemical peeling setiap bulan di Natasha.

Pipi kiri

Pipi kanan

Jidat / dahi

Hidung



Dagu





  • Tidak ada tertera ingredients 
  • Tidak perlu ada stiker "malam" dibagian tutup.





  • Packaging simple
  • Bekerja sangat cepat untuk jerawat-jerawat saya
  • Menghulangkan komedo
  • Wajah terlihat cerah
  • Rekomendasi untuk kulit berminyak dan berjerawat 
  • Wanginya enak
  • Harga tidak terlalu mahal
  • Gampang ditemukan karena Natasha banyak cabang.




Untuk pembelian krim ini langsung saja datang ke Natasha nya.

Daerah Banjarmasin ada di Duta Mall Banjarmasin lantai paling atas.



Harga dari krim malam ini adalah 85k tetapi karena saya mempunyai kartu member Natasha jadi saya mendapatkan diskon dan harga krim ini menjadi 77k.



Selalu dan akan selalu karena saya sudah sangat cocok dengan krim ini.


Pasti dalam benak kalian ada pertanyaan atau pemikiran kayak begini.

Kok mau beli terus-terusan seh, nggak takut ketergantungan?

Kenapa harus takut ketergantungan memangnya kalian kalo beli krim diluaran atau yang drugstore ga ketergantungan? :D Kalian juga pasti kalau habis beli lagi toh yg di drugstore, apa tuh namanya ga ketergantungan?  Hellowwww.. #MulaiAlay

*males ladenin kalo jawab kayak begituan aku nya mah. Hehe :P

Sebenarnya tidak ada kata "ketergantungan" dalam kamus saya, intinya hanya kalau kamu menggunakan suatu produk terus berhenti menjadi kusam dan lainnya itu bukan karena ketergantungan melainkan yang awalnya kulit diberi nutrisi tiba-tiba tidak diberi nutrisi ya muka jadi kusa, kering, mengelupas, berminyak dan hal lainnya. Bayangkan saja seperti tanaman tanpa air.


Untuk membaca mengenai perlawanan saya melawan jerawat dari part 1 - part 3 klik link di bawah ini:






LOVE,

Ikuti blog baru saya ini ya..
Makasih.. ^^