Apakah beauty blogger Cocok Memakai Colocation Server?


Siapa yang Cocok Memakai Colocation Server? Apakah seorang beauty blogger? beauty vlogger? atau hanya perusahaan saja? 

Moshimoshi.. ๐Ÿงš Disini aku ingin membahas penyimpanan data yang kita miliki, data yang banyak dan cukup besar. Harusnya menyimpannya dimana dan bagaimana. Jadi hal itulah yang akan dibahas.

Penyimpanan data yang besar itu baiknya kalian simpan di colocation server atau di data center. Lalu sebenarnya apa sih colocation server itu?

Colocation server adalah tempat atau layanan yang dipakai untuk menyimpan atau menghosting server yang ada di pusat data atau data center. Karena semakin banyaknya perusahaan atau individu yang memakainya, tidak heran kalau bisnis layanan penyimpanan server semakin cepat berkembang dan lebih gampang ditemukan secara offline maupun online.


Dengan kata lain, colocation server sudah menjadi peluang usaha yang sedang terbuka lebar dan sangat menjanjikan, apalagi di era tekhnologi seperti sekarang. Pihak jasa nanti akan memberikan bermacam-macam fasilitas yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan server kamu.

Mulai dari pengadaan tempat, perlengkapan listrik, dan koneksi kecepatan internet yang stabil. Faktor-faktor itulah yang menjadi daya tarik calon konsumen untuk menggunakan jasa layanan mereka. Dengan kelengkapan yang sudah disediakan tersebut, para klien hanya menitipkan servernya saja lalu diletakan pada colocation server yang sudah dipilihnya.

Nah, sudah mulai paham? Lalu perlukah seorang beauty blogger atau seorang vlogger menggunakan hal ini? Cari jawabannya disini ya. ๐Ÿ˜

Oh ya, selain dari ketiga faktor itu, kamu nanti juga bisa memilih berapa ukuran server yang kamu butuhkan. Biasanya pilihan-pilihan yang ditawarkan antara lain 1U, 2U, 3U, 4U, dan seterusnya. Lalu, PSU server pun juga bisa kamu pilih sendiri yang pastinya harus kamu tentukan sesuai dengan kebutuhanmu juga.


Dari pilihan server yang sudah kamu ambil, tentu berkaitan dengan harga yang harus kamu bayarkan setiap bulan atau per tahunnya. Biasanya, jika terhitung setiap bulan, kamu perlu membayar minimal kurang lebih 1 juta. Tapi dengan harga itu, kamu sudah mendapatkan kemudahan untuk bisnis kamu.

Membicarakan siapa yang bisa menggunakannya, sebenarnya semua orang yang menjalankan bisnis perusahaan, startup, atau individu bisa memakainya. Kalangan programmer atau pengelola web biasanya juga akan memanfaatkan colocation server jika memang benar-benar dibutuhkan, apalagi mereka yang harus mengelola datanya dalam jumlah yang tidak sedikit.

Contoh nyata pihak yang memakai colocation server adalah bank. Bank sudah pasti menyimpan banyak data terutama mereka didukung aplikasi dengan menggunakan teknologi yang sudah canggih yang dipakai sebagai sistem kerja operasionalnya.

Bank termasuk perusahaan yang besar dalam penggunaan fasilitas IT untuk menjalankan usahanya, khususnya perbankan atau keuangannya. Tanpa adanya bantuan dari IT yang berteknologi canggih, mereka nanti akan susah melayani nasabahnya, belum lagi yang tersebar di seluruh daerah atau kota.

Dengan penggunaan data center, bank pusat bisa mengetahui informasi mengenai kantor-kantor cabangnya dari berbagai daerah. Jadi, ketika ada masalah, kantor pusat juga bisa mengurusnya. Di situlah fungsi colocation server bekerja.

source : https://delialestari38.wordpress.com/2015/02/12/virtualisasi-desktop

Fungsi lainnya yaitu sebagai alternatif lain kalau sewaktu-waktu sistem error atau rusak. Ketika masalah itu terjadi, tentu pihak bank akan khawatir kalau data tidak aman. Tapi data center yang sudah memakai colocation server, tentu akan bisa diatasi dengan gampang dan cepat.

Selain bank, pihak instasi pemerintah atau kamu yang sedang menjalani suatu bisnis juga pasti membutuhkannya. Kamu yang menyimpan banyak data begitu juga pemerintah pasti membutuhkan data center sebagai tempat penyimpanan data.

Penggunakan colocation server juga tidak akan membuat kamu membuang-buang waktu mengatur maintenancenya. Tentunya pihak jasa sudah menyediakan staff profesional untuk mengurus itu semua, sehingga kamu bisa lebih fokus dengan bisnis yang kamu kerjakan.

Buat kalian yang sedang menjalani bisnis tapi belum memakai colocation server, lebih baik pakai dari Nex Data Center. Jasa layanan tersebut menyediakan sistem jaringan data center yang memakai teknologi modern. Tidak heran kalau perusahaan-perusahaan besar di Indonesia percaya menggunakannya.


Jadi, kesimpulannya untuk seorang beauty blogger yang sendiri tidak cocok menggunakan ini tetapi jika beauty blogger atau vlogger mau menggunakannya juga boleh-boleh saja tetapi untuk aku secara pribadi tidak. Oh ya, jika kalian beauty blogger atau vlogger yang mau menggunakannya secara berkomunitas untuk menggunakan colocation server, aku rasa bisa saja. Terutama beauty vlogger yang mempunyai banyak data video yang berat.

Nah, untuk kalian yang penasaran dengan jasa layanan penyimpanan server ini, bisa langsung melihatnya di nexdatacenter.com ya.

Belum lagi mereka sudah berpengalaman selama 10 tahun yang membuat orang semakin yakin untuk menggunakan jasanya. Mereka pun akan memberikan akses dan sistem cadangan kalau sewaktu-waktu koneksi internet mengalami gangguan. Harga yang mereka tawarkan juga kompetitif, sehingga cocok sebagai colocation server pertimbangan kamu.

Hayoo, jadi kalian butuh menggunakan colocation server juga atau belum memerlukannya? atau sudah berencana untuk menggunakannya. ๐Ÿ’ƒ


Note : Semua gambar tanpa pemberitahuan source diambil dari situs nexdatacenter.com.



LOVE,

0 Comments